|
Aug 22
2009
|
Begitulah rasanya diriku hari ini. Otak yang space nya masih sangat luas ini aku sia-siakan begitu saja. lagi-lagi berpikir tentang nanti dan saat ini seolah tak ingin aku jalani. apa ini? sadar bahwa aku punya nilai di dalam hidup ini, tetapi aku membiarkannya menjadi tak bernilai.
Beda! masih tentang itu lagi! dan kau tau? kata itu mencabik-cabik seluruh hidupku. tidak! kata itu membuatku membeku menjadi bongkahan es yang tak tahu lagi rasa... OH!!!
Biarkan aku tertawa!
Biarkan aku hidup!
Biarkan aku berwarna!
Biarkan aku bebas!
Biarkan aku berjalan!
aku takut....
aku takut...
aku takut...
hingga tumpulah otakku tak mau lagi bekerja
padahal aku sedang menunggu...
kalau menunggu haruslah optimis tak boleh lagi seperti ini
kawan...
aku sekarang sendiri di padang pasir gersang
walau berjuta lautan manusia di hadapanku
tiada rasanya berdiri siapapun
kawan...
aku ingin hidup
aku ingin menghirup dosa
aku ingin hirup itu agar Tuhan tak kurasa sedang abaikan diriku...
Kawan....
hangatkan sel-sel otakku jangan buat dia menggigil kedinginan lalu mati lagi seperti cerita lalu...
Kawan.....
Adakah kalian di sana?

kadang2 aku juga ngerasa kayak gitu. apa mungkin itu ciri dari seorang pecundang. hanya berani berangan dan males banget menghadapi apa yang ada sekarang. tapi kadang hidup memang butuh berangan.. mboh lah, semua aku anggap sebagai variasi dalam hidup aja. keep spirit and say chees


Itulah cara tuhan meninggikan derajat umatnya..Tak hanya kamu kawand, terkadang akupun ingin meninggalkan hidup ini dan beralih ke kehidupan yang laen..(tukar nasip kamsudnya)
Tapi bukan begitu tuhan mengutus kita di bumi ini, tuhan mengutus kita untuk menjalani ini semua karna tuhan punya suatu rencana besar yang akan ddihadiahkan Nya untuk kita kelak.
Tetaplah semangad, tak ada yang tak mungkin di dunia ini.
Jangan kehilangan arah untuk kembali berpijak..
Kamu tak sendirian kawand..
salam kenak darijulia