|
Sep 20
2008
|
Memilah KebencianPosted by musimhujan in Tips , Opini , Ide , Artikel |
Kita tidak bisa menyetir hati orang. Itu pasti. Saya pernah diminta masuk ke dalam sebuah komunitas untuk membenahi sesuatu di dalamnya. Sejak awal saya menginjakkan kaki di sana, aroma permusuhan langsung menguar. Sama sekali tak ada tatapan bersahabat, apalagi senyum. Bicara pun ketus, meski saya sudah bicara selembut dan serapi mungkin. kesal? ya, tentu saja. Jengkel? ya tentu. Tapi..pikir saya kemudian, haruskah saya marah pada mereka yang bersikap demikian ataukah saya perlu memilah-milah, mana yang patut saya jengkeli, mana yang tidak.
