Muni Tanpo Nyangkem, Rambut Dowo Nyigar Segoro

Siang hari, 22 Desember 2015, di dalam gedung Taman Budaya Yogyakarta, berbagai instrumen musik memenuhi ruangan yang ukurannya hampir 3 kali ukuran gedung bioskop pada umumnya. Teman-teman produksi Letto tampak sibuk dengan jobdesc nya masing-masing, tanpa komando dengan cekatan mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan tata suara yang ideal untuk nanti malam.

Yup, malam ini Letto perform untuk mengisi acara Pensi SMA 1 Banguntapan Bantul. Mungkin sudah ratusan kali Letto mengisi acara Pensi sekolah-sekolah. Tapi khusus malam ini seolah ada sesuatu yang lain jika melihat suasana panggung terutama lighting. Teman-teman Letto yang sudah berada di backstage sejak pukul 20.00 WIB mencoba melihat dari sisi samping panggung. Semua terlihat megah, tata cahaya yang memenuhi seisi panggung terlihat kaya warna. Bukan pekerjaan mudah menghias panggung dengan berbagai macam equipment yang dibutuhkan. Salah satunya adalah lighting, kebutuhan cahaya dan penataan cahaya di panggung lebih dari hanya sekedar menerangi wilayah panggung. Spot-spot yang dihasilkan dari cahaya lampu sorot tentu memaksimalkan keindahan pandangan mata para penonton yang hadir pada acara tersebut.

Apalagi jika di dukung oleh SDM operator lighting yang mumpuni, sinkronisasi pemilihan warna lampu, gerakan lampu sorot, terang redupnya cahaya dengan para performer yang ada di panggung jelas makin terlihat indah. Seperti malam ini, kita dibuat kagum, bukan semata apa yang terlihat oleh mata kita, tapi kerja keras dan kematangan adik-adik SMA 1 Banguntapan dalam mempersiapkan acara malam ini terlihat jelas, baik teknis koordinasi maupun non teknis.

Beberapa pengisi acara terlihat sudah bergantian naik keatas panggung. Sampai kemudian ada salah satu koordinator acara memberitahu kami kalau Letto perform setelah pengisi acara yang ada di panggung selesai. Segera kita bersiap-siap, rutinitas biasa yang kami lakukan adalah berdoa bersama, bukan sok religius, ini adalah kesungguhan hati kami agar acara dan pertunjukan yang kita berikan nanti berjalan dengan baik, tidak ada halangan, terutama sekali bisa membawa berkah barokah untuk semua yang hadir.

Baru saja mengucapkan kata Amin, Mak Duenk (Mas Bagus) Operator FOH andalan kami dengan rambut gondrongnya a La Rocker Amerika, mengabarkan kalau salah 1 Mixer penata suara mengalami kerusakan. Secepat waktu yang tersisa, kita koordinasikan halangan teknis yang menjadi kendala saat ini. Dengan ilmu ajian “muni tanpo nyangkem, rambut dowo nyigar segoro” yang dimiliki Mak Duenk, kita diberi kekuatan untuk tetap yakin dan percaya untuk segera naik keatas panggung. Lagu demi lagu kami bawakan dengan tuntas, tak tertinggal pula interaksi Noe dengan segala muatan-muatan ilmu dan guyonan makin melengkapi panggung megah malam ini, meski jarak penonton dan panggung relatif jauh.

Pertunjukan kami berjalan lancar, berkat doa dan kerja keras teman-teman Produksi. Kemegahan panggung salah satu wujud kerja keras dan kesungguhan siswa-siswi SMA Banguntapan dalam menggelar acara Pensi yang di adakan di TBY. Sukses terus buat SMA Banguntapan, semoga kelak menjadi terang bagi Indonesia, megah dan menyilaukan dunia.